Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Pesanggarahan dan Pemandian Oi Wobo

     OI WOBO Oi Wobo adalah salah sumber mata air yang terdapat diujung selatan Dusun Sanolo Desa Maria Kecamatan Wawo, yang terletak paling ujung dan dekat dengan pemukiman masyarakat yang menjadi suatu tempat yang tidak asing lagi bagi kita yaitu Kolam renang Wawo atau Pasanggrahan Wawo. Air renbesan dari sini digunakan oleh masyarakat terdekat untuk keperluan mandi, mencuci dan lain sebagainya. Konon kisahnya, putera Mahkota Raja Bima ingin melakukan petualangan. Diawali dari arah barat, menuju ke arah selatan dan berakhir di arah utara. Namun ia belum berhenti sampai di situ. Sekembalinya di istana, ia memohon restu kepada ayahandanya. “ Anakda ingin berpetualangan lagi.” Katanya “ Berikanlah restu kepada anakda untuk yang terakhir kali.” “ Aku restui permintaanmu anakda, tetapi kamu harus berhati-hati dan bawalah bekal serta pengawal yang agak banyak.” “ Terima kasih ayahanda. Segala titah akan anakda laksanakan.” “ Ke arah mana lagi yang ingin kau telusuri?” Sang Ra...

Kemaliq Ranget

  Kemaliq Ranget Menelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan.   Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq. “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air minum daerah.” Ungkap pak kadus dengan wajah muram.  Kasus ini menjadi kian rumit dikarenakan banyaknya kepentingan...

KEMALIQ RANGET

   Suku Sasak adalah suku bangsa yang mendiami pulau Lombok dan menggunakan bahasa Sasak. Sebagaian besar suku Sasak beragama Islam. Di Lombok sendiri terdapat banyak kebudayaan yang masih dijalankan dan diikuti oleh masyarakat suku Sasak sampai saat ini. Dalam proses pelaksanaan kegiatan kebudayaan ini memiliki tempat pelaksanaan khusus yang dipercayai oleh masyarakat suku Sasak sebagai tempat yang sakral, salah satunya adalah Kemaliq.    Kemaliq merupakan suatu tempat untuk melakukan kegiatan kebudayaan, dimana oleh pengikutnya Kemaliq dimaknai sebuah prasasti peninggalan para leluhur yang harus dijaga dan dirawat oleh Suku Sasak. Setiap tempat di Lombok memiliki tempat-tempat tersendiri yang dipercayai sebagai Kemaliq. Salah satunya adalah Kemaliq Ranget yang terdapat di Dusun Ranget, Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Lombok Barat NTB.      Kemaliq adalah prasasti leluhur orang Sasak, dimana itu menjadi bukti bahawa leluhur orang Sasak memeluk agama I...